Mengulas tentang Solder Uap

Solder uap yang biasa dikenal sebagai blower atau hot air merupakan suatu alat yang digunakan untuk perbaikan peralatan elektronik. Seperti, Laptop, handphone, gedget, computer, dan sebagainya. Pada dasarnya solder sendiri berfungsi untuk mencairkan kawat timah agar dapat melepaskan atau menyatukan komponen-komponen yang terdapat pada alat elektronik. Namun untuk jenis solder uap seperti ini, sedikit berbeda dengan solder biasa. Karena solder uap sendiri bekerja dengan menggunakan uap yaitu tekanan udara dan suhu untuk mengankat, mencetak, soldering komponen yang berukuran micro seperti IC,kapastor,resistor, dioda, dan lain-lain.
Terdapat dua jenis solder uap, diantaranya solder uap digital dan analog. Untuk perbedaannya sendiri ditunjukan pada pengaturan temperatur, dimana jenis digital temperatur menggunakan display yang akan mempermudah pengguna dalam mengatur temperatur yang tepat untuk suhunya.Sedangkan jenis analog, temperatur dapat diatur melalui saklar.Dalam penggunaannya tidak jauh berbeda dengan solder pada umum atau yang biasanya, hanya saja solder biasa titik tumpu pemanas atau mata solder berbentuk batang dan terbuat dari besi. Sedangkan untuk solder uap titik tumpu pemanasnya terletak pada udara dan suhu yang dikeluarkan memalui lubang untuk melelehkan timah.
Yang perlu diperhatikan adalah setiap komponen memiliki batas panasnya masing-masing. Jangan sampai karena solder terlalu panas menjadikan komponen tersebut rusak atau bahkan mati akibat over heat atau kelebihan suhu. Sebagai contoh, misalkan hanya ingin mengeringkan cairan, gunakan 100-200 derajat saja. Atau jika ingin mencairkan timah, maka gunakan 350-400 derajat saja, dan tentunya sesuaikan dengan keadaan komponennya. Jika memang perlu, gunakan loop atau kaca pembesar untuk memperkecil presentase kelalaian dalam mengerjakan perbaikan.
Selanjutkan beralih pada produk Blower Cody 858 digital plus, merupakan solder uap jenis digital. Memiliki ukuran 10cm x 16cm x 14cm. Berat untuk produk ini adalah 3 kg, untuk teganagannya dalah 220V-110V. Dengan begitu bisa disimpulkan bahwa solder ini tidak membutuhkan banyak ruang untuk menyimpannya, dan lebih akurat dalam menyesuaikan temperatur mengingat solder uap ini merupakan jenis digital, dan dengan tampilan LED. Titik tumpu panas berada di ganggang blower dan terdapat sensor otomatis yang akan memudahkan fungsionalnya. Blower Cody 858 digital + ini, mempunyai 3 mata blower area fokus 88mm,dua buah dan 12mm. Terdapat keramik didalam ganggang blower yang membuat pengguna nyaman melakukan perbaikan.

Ini Caranya Menggunakan Solder Uap Yang Benar

Sebagai seseorang yang berkecimpung dalam dunia elektronik tentunya Anda sudah familiar dengan perangkat solder. Solder adalah perangkat elektronik yang umumnya digunakan untuk membongkar atau memasang komponen-komponen yang ada pada papan PCB. Cara kerjanya adalah dengan mengubah energi listrik menjadi energi panas di mana mata soldernya disentuhkan pada komponen yang akan dikerjakan. Selain solder tradisional, kini ada solder uap yang tidak menggunakan mata solder dan tidak harus disentuhkan pada komponen listrik karena panas yang dihasilkan berasal dari uap panas yang dihembuskan. Karena cara kerja yang menghembuskan uap panas iniah solder uap juga disebut dengan blower.

Cara menggunakan solder uap yang benar

Salah satu penggunaan solder uap adalah untuk memperbaiki kerusakan pada handphone di mana komponen-komponen elektronikanya cenderung lebih rumit dan ukurannya lebih kecil. Oleh karena itu dibutuhkan ketelitian yang lebih dalam menggunakan solder uap. Untuk menggunakan solder uap, atur tekanan udara dan juga suhu udara yang ingin digunakan sesuai dengan kebutuhan. Tekanan yang terlalu besar dengan suhu udara yang tinggi bisa beresiko merusak PCB jadi perhatikan pengaturannya. Berikut adalah panduan suhu dan tekanan udara solder uap sesuai dengan fungsi:

· Untuk mengeringkan PCB dan komponen listrik lainnya, gunakan suhu 100-200 derajat dan tekanan udara 8

· Untuk memanaskan atau mencairkan timah, gunakan suhu 300-400 derajat dengan tekanan udara yang pelan (3-4)

· Untuk memasang atau mengangkat komponen gunakan suhu 350-400 dengan tekanan 3. Sementara untuk mengangkat komponen plastik sebaiknya menggunakan suhu 250-300 derajat dengan tekanan udara 3

· Untuk mencetak kaki IC gunakan suhu 350-400 derajat di tekanan udara 3.

Trik menggunakan solder uap agar aman

· Ketika memasang IC BGA atau IC dengan kaki berkelabang, sebaiknya menggunakan flux untuk membantu Anda dalam menyolder secukupnya

· Posisikan solder tegak lurus dengan PCB agar uap panas yang dihasilkan terarah langsung pada komponen yang dikerjakan dan tidak menyebabkan overheat

· Selalu lakukan pengecekan terhadap komponen yang sudah dipasang apakah terpasang dengan kuat atau belum. Kalau perlu gunakan kaca pembesar agar seluruh bagian yang tersolder bisa terlihat dengan jelas

· Perhatikan batas pemanasan yang bisa ditolerir pada setiap komponen. Jika menyolder di atas suhu yang direkomendasikan beresiko overheat dan tentunya bisa merusak komponen.